Senin, 08 Februari 2016

Ringkasan Prakarya Kelas 9 semester 1

Bab 1: Kerajinan Fungsi Hias

     Kegiatan membuat kerajinan berhubungan dengan aktivitas pembuatan benda-benda kebutuhan hidup. Benda-benda tersebut sangat dibutuhkan oleh seluruh manusia untuk mempermudah dan mempercepat produktivitas kerja. Sejak dahulu, rakyat Indonesia telah menggunakan produk kerajinan sebagai alat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dari pakaian hingga kebutuhan ritual budaya. Semakin berkembangnya zaman, kebutuhan akan benda-benda atau perkakas berkembang tidak hanya sebatas benda fungsional saja akan tetapi perkakas pun dibuat dengan diperhalus dan diperindah, baik dari segi penampilannya, ukuran, maupun hiasannya. Pada akhirnya, masyarakat memproduksi kerajinan perkakas atau alat-alat tidak hanya sebagai benda kebutuhan hidup sehari-hari, tetapi juga sebagai benda hiasan.

A. Prinsip Kerajinan Fungsi Hias
     Kerajinan merupakan bagian dari seni rupa terapan yang dapat diartikan sebagai proses produksi yang melibatkan keterampilan manual dalam membuat benda-benda kebutuhan hidup yang dirancang untuk tujuan fungsional (kerajinan) serta memiliki nilai keindahan. Di bawah ini diuraikan berbagai tujuan dari produk kerajinan.
     1, Sebagai penghias -> kerajinan yang dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatu benda atau              sebagai pajangan suatu ruang dan tidak memiliki makna tertentu.
     2. Sebagai benda dipakai -> kerajinan yang dibuat berdasarkan tujuan untuk digunakan sebagai              kebutuhan sehari-hari.
     3. Sebagai kebutuhan ritual -> kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi            sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual
     4. Sebagai kebutuhan simbolik -> kerajinan tradisional selain sebagai hiasan juga berfungsi                      melambangkan hal tertentu yang berhubungan dengan nilai spiritual.
     5. Sebagai kebutuhan konstruktif -> kerajinan selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai                      pendukung sebuah bangunan.

Adapun prinsip kerajinan fungsi hias meliputi hal-hal beriku:
    1. Keunikan bahan kerajinan fungsi hias
        Bahan dasar yang dapat digunakan sebagai kerajinan yaitu bahan alam,bahan buatan,bahan limbah organik,dan bahan limbah anorganik.Adapun bahan yang dimaksud dapat diuraikan sebagai berikut:
        - Bahan alam -> sesuatu yang terdapat di alam semesta.Bahan alam yang dapat digunakan sebagai kerajinan adalah : tanah liat,serat,logam,batu,kayu,bambu,rotan,kulit
  
  
 
        - Bahan buatan -> sesuatu yang diolah manusia dengan menggunakan bahan kimia dan paduannya.Contohnya lilin,gips,fiberglass,sabun
  

      - Bahan limbah organik -> limbah yang bisa dengan mudah diuraikan atau mudah membusuk, contohnya kulit jagung,kertas/kardus, jerami,sisik ikan, cangkang kerang,tempurung kelapa
  
  

     - Bahan limbah anorganik -> jenis limbah yang sangat sulit atau bahkan tidak bisa membusuk,              contohnya karet ban,plastik, kaleng,stereofoam,kaca,logam besi / baja, pecahan keramik
   
  

 
  2. Keterampilan Tangan
      Dalam sejarahnya, istilah "ketukangan" (keahlian tukang) atau istilah lain pengrajin, dahulu yang merupakan proses kerja para tukang berkembang menjadi "kekriyaan" (craftmanship). Pada awalnya pekerjaan yang dilakukan dengan tubuh dan tangan tanpa dibekali ilmu desain . Kemudian makin lama berkembang menjadi kerja yang bersifat canggih bahkan dapat melebihi seorang seniman atau desainer.
      Kesadaran Material (material consciousness) adalah kesadaran bekerja melalui dan dengan peralatan yang ada pada kita. Dengan kata lain, kesadaran seorang pengrajin untuk menghasilkan sesuatu yang berkualitas disertai kepekaan pada apa yang terpaut dengan perkakas itu.

  3. Unsur Estetik
      Nilai estetik dalam karya kerajinan fungsi hias dilihat dari segi bentuk,warna ragam hias, dan komposisi. Dari segi bentuk disuguhkan aneka ragam bentuk, sesuai fungsi yaitu sebagai produk hiasan, baik bentuk dua atau tiga dimensi. Produk kerajinan dibentuk berdasarkan pada proporsi,komposisi,keseimbangan dan kesatuan, irama ,dan pusat perhatian sehingga dihasilkan produk kerajinan yang harmonis. Adanya unsur estetik pada karya kerajinan dapat meningkatkan citra produk kerajinan tersebut.

  4. Unsur Hiasan
      Unsur hiasan (ornament) adalah unsur dekorasi yang dibuat dengan berbagai cara diantaranya dilukis,diukir,dicetak . Ada dua jenis cara penerapan unsur hiasan pada produk kerajinan: (1) hiasan pada permukaan produk yaitu hiasan yang dibuat setelah produk kerajinan selesai dibuat, (2) hiasan terstruktur yaitu hiasan yang dibentuk sejak awal kerajinan dibuat sehingga menyatu dengan produk itu sendiri.

B. Produk kerajinan fungsi hias
    Kerajinan fungsi hias dibuat dengan tujuan sebagai berikut.
    1. Untuk memenuhi Kebutuhan
    2. Kerajinan fungsi hias modifikasi

C. Kemasan Produk Kerajinan Fungsi Hias
    Dilihat dari fungsinya, kemasan memiliki 4 fungsi utama, yaitu menjual produk, melindungi produk,memudahkan penggunaan produk, dan memperindah penampilan produk. Keempat fungsi ini penting diperhatikan agar menarik dalam meningkatkan daya jual produk. Kemasan sebagai pelengkap karya dengan tujuan karya dapat terlihat lebih menarik. Bahan dasar dari kemasan itu sendiri sangat bervariasi, seperti logam,plastik,kayu,serat alam,kardus,kaca,mika.

D. Modifikasi Produk Kerajinan Fungsi Hias
     Modifikasi adalah mengubah,menggayakan,menambah/menyederhanakan bentuk, memadukan aneka bahan,mengatur ulang komposisi warna, motif,dan menciptakan karya baru yang sangat berbeda dari asalnya.
     Kemasan merupakan wadah sebuah produk kerajinan yang dapat melindungi produk, memudahkan penggunaan produk, memperindah penampilan produk,dan meningkatkan nilai jual sebuah produk.


1 komentar: