Minggu, 21 Februari 2016

Ringkasan Matematika kelas 9 semester 1

Bab 1: Bilangan Berpangkat dan bentuk akar


A. Bilangan berpangkat
    Pangkat suatu bilangan didefinisikan suatu perkalian bilangan secara berulang dengan bilangan itu sendiri
 Demikian seterusnya sehingga diperoleh bentuk umum sebagai berikut.
 Gambar:36.jpg
Pangkat Bulat Negatif Pangkat Nol Bilangan Pecahan Berpangkat Bilangan Berpangkat Pecahan Sumber :http://uripambaripto.blogspot.co.id/2015/01/materi-bilangan-berpangkat-dan-bentuk.html Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Pangkat Bulat Negatif Pangkat Nol Bilangan Pecahan Berpangkat Bilangan Berpangkat Pecahan Sumber :http://uripambaripto.blogspot.co.id/2015/01/materi-bilangan-berpangkat-dan-bentuk.html Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu



 B. Bentuk Akar
Bentuk akar adalah akar dari suatu bilangan yang hasilnya bukan bilangan Rasional.
Bentuk akar dapat disederhanakan menjadi perkalian dua buah akar pangkat bilangan dengan salah satu akar memenuhi definisi
√a2 = a jika a ≥ 0, dan –a jika a < 0
Contoh :
Sederhanakan bentuk akar berikut √75
Jawab :
√75 = √25x3 = √25 x √3 = 5√3
C. Bilangan Berpangkat Rasional
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b dengan a, b bilangan bulat dan b ≠ 0. Bilangan rasional merupakan gabungan dari bilangan bulat, nol, dan pecahan. Contoh bilangan rasional adalah -5,-1/2,0,3,3/4,dan 5/9

Bab 2: Pola ,Barisan,dan Deret

- Pola bilangan dapat diartikan sebagai susunan bilangan yang memiliki keteraturan
- Dalam matematika dikenal beberapa jenis pola, antara lain:
  1) Pola bilangan ganjil
     adalah: 1,3,5,7,9
     Rumus suku ke-n dari pola bilangan ganjil
     adalah 2n-1 dengan n anggota bilangan asli
    contoh: n =1, urutan ke-1 = 2(1)-1=1
                n = 2, urutan ke-2 = 2 (2)-1=3
                n = 3, urutan ke-3 = 2 (3)-1= 5
  2) Pola bilangan genap
      adalah 2,4,6,8...
      Rumus suku ke-n dari pola bilangan genap adalah 2n, dengan n anggota bilangan asli
      contoh: n=1, urutan ke-1 = 2 (1) = 2
                  n=2, urutan ke-2 = 2 (2) = 4
                  n=3, urutan ke-3 = 2 (3) = 6
  3) Pola bilangan segitiga
      adalah 1,3,6,10..
     Rumus urutan ke-n dari pola bilangan segitiga adalah n(n+1)  = 1 dengan n anggota bilangan asli
                                                                                         2
     Contoh: n=1, urutan ke-1= 1(1+1) =1
                                                   2
                  n=2, urutan ke-2 = 2(2+1) = 3 
                                                                  2
                       n=3 urutan ke-3 = 3(3+1) = 6
                                                  2
   4) Pola bilangan persegi
       adalah 1,4,9,16
       Rumus urutan ke-n dari pola bilangan persegi adalah nxn dengan anggota bilangan asli
       Contoh: Tuliskan pola bilangan persegi hingga suku ke-9
                    9x9=81
                    1,4,9,16,25,36,49,64,81
    5) Pola bilangan persegi panjang
        adalah 2,6,12,20
        Rumus urutan ke-n dari pola bilangan persegi panjang adalah n(n+1) dengan n anggota bil asli
        Contoh: n=1, urutan ke-1 = 1(1+1)=2
                     n=2, urutan ke-2= 2(2+1)=6
                     n=3, urutan ke-3 = 3(3+1)= 12
                    n = 4, urutan ke-4 = 4(4+1)=20 
    6) Pola bilangan segitiga pascal
        adalah sebagai berikut
          
      Rumus jumlah bilangan dari baris, pada segitiga pascal adalah 2n-1  dengan n anggota bilangan asli
    
Pengertian Barisan bilangan
Jika bilangan –bilangan diurutkan dengan aturan tertentu ,maka akan diperoleh suatu barisan bilangan.Tiap-tiap bilangan yang terdapat pada barisan bilangan disebut suku dari barisan itu .Jika aturan suatu barisan telah diketahui, maka suku berikutnya dari barisan tersebut dapat ditentukan
Contoh :
1.       2,      6 ,      10,    14,…
Aturan pembentukannya adalah “ ditambah 4”
Dua suku berikunya adalah  18 dan 22.
2.      1,     2,      5,     10,…
Aturan pembentukannya adalah “ ditambah bilangan ganjil berurutan “
Dua suku berikutnya adalah 17 dan 26
Barisan dan deret artimatika
 barisan bilangan adalah urutan dari bilangan yang dibuat berdasarkan aturan tertentu. Sedangkan untuk barisan aritmatika adalah sebuah barisan bilangan dimana setiap pasangan suku-suku yang berurutan memiliki selisih yang sama. contoh : 6,9,12,15,…
Selisih bilangan pada barisan aritmatika disebut beda yang biasa disimbolkan dengan huruf b, untuk contoh diatas memiliki nilai beda 3. Dan bilangan yang menyusun suatu barisan disebut suku, dimana suku ke n dari suatu barisan disimbolkan dengan Un sehingga untuk suku ke 5 dari suatu barisan biasa disebut dengan U5. Khusus untuk suku pertama dari suatu barisan biasa disimbolkan dengan huruf a.
Yang dimaksud dengan deret aritmatika adalah penjumlahan dari semua anggota barisan aritmatika secara berurutan. Contoh dari deret aritmatika yaitu 7 + 10 + 13 + 16 + 19 + …
Rumus suku ke-n deret aritmatika atau barisan aritmatika adalah Un=U1+(n-1)b
SISIPAN DAN DERET ARITMATIKA
Sisipan pada deret aritmatika yaitu menambahkan beberapa buah bilangan diantara dua suku yang berurutan pada suatu deret aritmatika sehingga diperoleh deret aritmatika yang baru. Sebagai contoh :
Deret mula-mula = 4 + 13 + 22 + 31 +……
Setelah disisipi = 4 + 7 + 10 + 13 + 16 + 19 + 22 + 25 + 28 + 31 +……
Untuk beda dari deret baru ini biasanya dinyatakan dengan b1, dapat ditentukan dengan rumus berikut :
b1 = b/(k+1)
b1 = beda deret baru
b = beda deret mula-mula
k = banyak bilangan yang disisipkan
Suku tengah suatu deret aritmetika
Ut= U1+Un
           2
Jumlah n suku pertama.Deret aritmetika 
Sn=1/2n (U1+Un) atau Sn=1/2n(2U1+(n-1)b)

Deret Geometri
Jumlah dari n suku pertama suatu barisan geometri disebut sebagai deret geometri. Jika suku ke-n dari barisan geometri dirumuskan: an = a1rn – 1, maka deret geometri dapat dituliskan sebagai,
Sn
Jika kita mengalikan deret tersebut dengan –r kemudian menjumlahkannya dengan deret aslinya, kita mendapatkan
Sn - rSn
Sehingga kita memperoleh SnrSn = a1a1rn. Dengan menyelesaikan persamaan tersebut untuk Sn, kita mendapatkan
Menentukan Sn
Hasil di atas merupakan rumus jumlah n suku pertama dari barisan geometri.
Jumlah n Suku Pertama Barisan Geometri
Diberikan suatu barisan geometri dengan suku pertama a1 dan rasio r, jumlah n suku pertamanya adalah
Rumus Sn
Atau bisa dikatakan: Jumlah dari barisan geometri sama dengan selisih dari suku pertama dan suku n + 1, kemudian dibagi dengan 1 dikurangi rasionya.

Bab 3 : Perbandingan Bertingkat

- Perbandingan adalah membandingkan 2 nilai atau lebih dari suatu besaran yang sejenis dan dinyatakan dengan cara sederhana
  * Persentase
     lambang % dibaca "persen"
     Pecahan dengan penyebut sama dengan 100 disebut perseratus,atau persen
     contoh: 35/100 dibaca 35 persen dan dilambangkan 35%. Dalam kehidupan sehari-hari persentase sering digunakan dalam masalah aritmetika sosial,statistika,dan lain sebagainya
  * Perbandingan senilai
     adalah perbandingan dua besaran,dimana jika satu besaran semakin besar maka besaran yang lain juga akan semakin besar,dan sebaliknya
  * Perbandingan Berbalik nilai (harga)
     adalah perbandingan dua besaran dimana jika satu besaran semakin besar maka besaran yang lain akan semakin kecil dan sebaliknya.
- Masalah yang sering berkaitan dengan perbandingan berbalik nilai antara lain:
   1.) Banyak pekerja dengan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan (untuk pekerjaan yang sama)
   2.) Kecepatan dengan waktu tempuh (untuk jarak yang sama)

Persentase Untung Rugi

Untuk mencari persentasi untung/rugi, digunakan rumus-rumus berikut: 
\displaystyle \textup{Persentase untung}=\frac{\textup{untung}}{\textup{harga beli}}\times 100\%
\displaystyle \textup{Persentase rugi}=\frac{\textup{rugi}}{\textup{harga beli}}\times 100\%
Contoh soal:
Contoh 1:
Pak Nasrul membeli sebuah sepeda yang harganya Rp 150.000,00 kemudian dijual kembali dengan harga Rp 168.000,00. Berapa persen (%) pak Nasrul mendapat untung?
Jawab:
harga beli = Rp 150.000,00
harga jual = Rp 168.000,00
untung = harga jual – harga beli
=168.000 – 150.000
=18.000
sehingga
\displaystyle \textup{Persentase untung}=\frac{\textup{untung}}{\textup{harga beli}}\times 100\%
\displaystyle =\frac{18.000}{150.000}\times 100\%
\displaystyle =\frac{3}{25}\times 100\%
\displaystyle =12\%
jadi pak Nasrul mendapatkan untung sebesar 12%.


TABUNGAN DAN BUNGA BANK
a. Rumus-rumus pada bunga harian

1. Bunga(Rp) = (Modal x waktu x bunga(%)) / (360x100)
2. Waktu = ( Bunga yang diterima(Rp) / Bunga dalam setahun(Rp) ) x 360
3. Modal = (Bunga(Rp) x 360 x 100 )/ Waktu x bunga(%)

b. Rumus pada Bunga Bulanan

1. Bunga (Rp) =( Modal x waktu x bunga(%) ) / (12 x 100)
2. Waktu ( bulan ) =(Bunga yang diterima / Bunga dalam setahun)x 12
3. Modal = (Bunga(Rp) x 12 x 100) / waktu bunga(%)

c. Rumus pada Bunga Tahunan

1. Bunga(Rp) =( Modal x Waktu x Bunga(%) ) / 100
2. Waktu (tahun) = Bunga yang diterima / Bunga dalam setahun
3. Modal =( Bunga(Rp) x 100 )/ (Waktu x Bunga(%) )

Bunga (dalam %) =(bunga setahun / modal) x 100%

TABUNGAN DAN BUNGA BANK
a. Rumus-rumus pada bunga harian
   1. Bunga(Rp) = (Modal x waktu x bunga(%)) / (360x100)
   2. Waktu = ( Bunga yang diterima(Rp) / Bunga dalam setahun(Rp) ) x 360
   3. Modal = (Bunga(Rp) x 360 x 100 )/ Waktu x bunga(%)
b. Rumus pada Bunga Bulanan
   1. Bunga (Rp) =( Modal x waktu x bunga(%) ) / (12 x 100)
   2. Waktu ( bulan ) =(Bunga yang diterima / Bunga dalam setahun)x 12
   3. Modal = (Bunga(Rp) x 12 x 100) / waktu bunga(%)
c. Rumus pada Bunga Tahunan
   1. Bunga(Rp) =( Modal x Waktu x Bunga(%) ) / 100
   2. Waktu (tahun) = Bunga yang diterima / Bunga dalam setahun
   3. Modal =( Bunga(Rp) x 100 )/ (Waktu x Bunga(%) )
Bunga (dalam %) =(bunga setahun / modal) x 100%



Ringkasan IPA kelas 9 semester 1

Bab 1: Sistem Reproduksi pada Manusia


A. Pembelahan Sel
    Pembelahan sel dibedakan menjadi pembelahan mitosis dan meiosis. Pembelahan mitosis terjadi pada sel-sel tubuh (sel somatik) makhluk hidup. Pada pembelahan ini, dihasilkan sel anak yang mempunyai kromosom yang jumlahnya sama dengan kromosom sel induk. Pembelahan meiosis hanya terjadi pada sel kelamin. Pembelahan ini berfungsi untuk menghasilkan sel gamet (sel telur dan sel sperma). Melalui pembelahan ini akan dihasilkan sel anak yang mempunyai kromosom setengah dari kromosom sel induk.
   1. Pembelahan Mitosis -> merupakan tipe pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel anakan. Terdiri atas empat fase pembelahan, yaitu profase,metafase,anafase,dan telofase. Pada tahap akhir dari pembelahan mitosis yaitu fase telofase, umumnya selalu diikuti dengan pembelahan sitoplasma yang disebut dengan sitokinesis.
   2. Pembelahan Meiosis -> pembelahan sel yang menghasilkan 4 sel anakan yang masing-masing sel anakan hanya memiliki separuh dari jumlah kromosom sel induk. Oleh karena itu, meiosis disebut sebagai pembelahan reduksi. Pembelahan meiosis berlangsung dalam dua tingkat, yaitu meiosis 1 dan meiosis 2.

B. Organ Reproduksi pada Laki-laki
    1. Penis -> Bagian luar organ reproduksi laki-laki yang berfungsi sebagai saluran kencing (urin) dan saluran sperma.
    2. Skrotum -> Bagian seperti kantung yang di dalamnya terdapat testis. Berfungsi menjaga suhu testis agar sesuai untuk produksi sperma.
    3. Testis -> Bagian yang bentuknya bulat telur yang tersimpan dalam skrotum. Berfungsi untuk memproduksi sperma dan hormon testosteron.
    4. Epididimis -> saluran yang keluar dari testis yang terbentuk seperti tanda koma dengan ukuran kurang lebih 4 cm. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma sementara.
    5. Vas Deferens -> Saluran yang mengarah ke atas dan merupakan lanjutan dari epididimis. Berfungsi menghubungkan epididimis dan uretra.
    6. Kelenjar Vesikula Seminalis -> Berfungsi menghasilkan zat-zat yang diperlukan untuk perkembangan sperma.
    7. Kelenjar prostat -> Berfungsi menghasilkan cairan bersifat asam.
    8. Kelenjar cowper -> Berfungsi menghasilkan lendir dan cairan bersifat basa

C. Organ Reproduksi pada Perempuan
     1. Ovarium -> Berfungsi menghasilkan telur (ovum).
     2. Saluran Telur (Tuba fallopi/Oviduk) -> Saluran dengan panjang kurang lebih 10 cm yang menghubungkan ovarium dengan rahim (uterus).
     3. Infundibulum -> Struktur berjumbai dan merupakan pangkal dari tuba fallopi.
     4. Rahim (uterus) -> berfungsi sebagai tempat berkembangnya janin selama kehamilan
     5. Endometrium -> Lapisan yang membatasi rongga rahim dan meluruh saat menstrasi.
     6. Vagina -> Saluran yang menguhubungkan lingkungan luar dengan rahim, saluran mengalirnya darah menstruasi,dan saluran keluarnya bayi
     7. Servik -> Struktur rahim bagian bawah yang menyempit dan membuka ke arah vagina.

Menstruasi terjadi apabila sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma
Fertilisasi terjadi apabila sel telur  dibuahi oleh sel sperma.
Penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi manusia antara lain Gonorhoe, Sifilis, Herpes Simplex Genitalis, HIV/AIDS, Keputihan, dan Epididmitis.
Upaya untuk mencegah penyakit reproduksi:
1. Menggunakan celana dalam yang berbahan katun dan bertekstur lembut.
2. Biasakan membilas dengan bersih organ reproduksi setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar.
3. Mengganti celana dalam minimal 2-3 kali sehari.

Bab 2: Reproduksi pada tumbuhan dan hewan


1. Tumbuhan dan hewan dapat melakukan reproduksi secara seksual atau aseksual.
2. Reproduksi aseksual adalah reproduksi tumbuhan atau tumbuhan tanpa melewati proses fertilisasi. Reproduksi aseksual menggunakan organ tubuh ataupun bagian tubuh hewan ataupun tumbuhan.
3. Reproduksi seksual adalah reproduksi yang melalui proses fertilisasi, yaitu proses peleburan inti sel kelamin jantan (sel sperma) dan inti sel kelamin betina (sel telur)
4. Reproduksi aseksual alami tumbuhan Angiospermae dengan menggunakan rhizoma, stolon,umbi lapis, umbi batang,kuncup adventif daun, dan anakan. Reproduksi aseksual buatan dapat dilakukan melalui cangkok,merunduk,menyambung,menyambung,dan setek. Reproduksi seksual merupakan cara reproduksi yang melibatkan sel kelamin dan fertilisasi. Reproduksi seksual pada tumbuhan melibatkan sel kelamin berupa sel sperma yang dihasilkan oleh serbuk sari dan sel telur yang dihasilkan oleh putik.
5. Reproduksi pada tumbuhan Gymnospermae secara seksual melalui penyerbukan dan pembuahan yang terjadi pada strobilus. Reproduksi aseksual terjadi melalui tunas akar pada tumbuhan pinus dan bulbil pada tanaman pakis haji.
6. Tumbuhan paku (Pteridhophyta) mengalami tahap gametofit dan sporofit. Reproduksi seksual terjadi pada tahap gametofit yaitu dengan dihasilkannya sel kelamin. Sel kelamin jantan dan betina yang dihasilkan akan mengalami fertilisasi . Tahapan selanjutnya ialah tahap sporofit,yaitu dimulai ketika zigot hasil fertilisasi akan tumbuh menjadi tumbuhan paku yang dapat menghasilkan spora.
7. Tumbuhan lumut (Bryophyta) mengalami reproduksi seksual dan aseksual pada satu kali siklus hidupnya. Reproduksi seksual dengan menghasilkan gamet jantan dan gamet betina, yaitu pada tahap gametofit. Pada tahap sporofit tumbuhan lumut menghasilkan spora. Reproduksi lumut secara aseksual dapat melalui gemmae atau kuncup.
8. Teknologi reproduksi pada tumbuhan meliputi vertikulur,hidroponik,dan kultur jaringan tumbuhan.
9. Hewan dapat melakukan reproduksi aseksual melalui tunas,fragmentasi,dan partenogenesis
10. Berdasarkan cara perkembangan dan kelahiran embrionya hewan yang bereproduksi seksual dibagi menjadi hewan vivipar,ovipar,dan ovovivipar
11. Beberapa hewan dapat mengalami tahap reproduksi seksual dan tahap reproduksi aseksual dalam satu kali siklus hidup , misalnya pada ubur-ubur

Bab 3: Kependudukan dan Lingkungan


1. Dinamika penduduk adalah perubahan jumlah penduduk dari waktu ke waktu.
2. Dinamika penduduk dipengaruhi oleh 3 faktor, yaitu kelahiran,kematian,dan imigrasi.
3. Dampak yang terjadi pada lingkungan akibat peningkatan jumlah penduduk antara lain: pencemaran lingkungan oleh lembah atau sampah rumah tangga, berkurangnya ketersediaan air bersih, berkurangnya ketersedian udara bersih, dan kurangnya ketersediaan ruang dan lahan pertanian.
4. Ciri-ciri air tercemar adalah adanya endapan atau bahan terlarut, adanya perubahan suhu,pH,warna,bau,dan rasa air.

Bab 4 : Pertikel Penyusun Benda Mati dan Makhluk Hidup


1. Setiap Benda dan makhluk hidup tersusun oleh molekul-molekul. Molekul ini tersusun atas partikel yang lebih kecil yaitu atom.
2. Atom tersusun atas partikel subatom yaitu proton yang memiliki muatan positif, elektron yang memiliki muatan negatif, dan neutron yang tidak bermuatan.
3. Setiap atom memiliki nomor atom dan nomor massa. Nomor atom menunjukkan jumlah proton,sedangkan nomor massa menunjukkan penjumlahan penjumlahan proton dan neutron.
4.Molekul dan atom yang menerima atau melepas elektron menjadi bermuatan dan membentuk ion.
5. Susunan elektron di dalam suatu atom disebut dengan konfigurasi elektron. 
6. Selain disusun oleh molekul yang berbeda, sifat-sifat suatu materi atau benda yang berbeda juga dapat disebabkan oleh perbedaan susunan molekul-molekul dalam materi itu.    
  

Ringkasan IPS kelas 9 semester 1

Bab 1: Potensi dan Upaya Indonesia Menjadi Negara Maju


A. Potensi Lokasi dan Upaya Pemanfaatnya
    Setiap lokasi di permukaan bumi memiliki keunikan dan potensi yang berbeda dengan lokasi lainnya. Tidak ada satu lokasi pun yang karakteristiknya sama persis antara satu dan lainnya. Indonesia sebagai suatu wilayah di permukaan bumi juga memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan wilayah lainnya, sekaligus menyimpan potensi yang dimilikinya.
    Secara astronomis, Indonesia terletak pada 95 BT-141 BT dan 6 LU-11 LS. Posisi tersebut membuat Indonesia berada pada wilayah tropis. Akibatnya,Indonesia memiliki iklim tropis yang ditandai dengan suhu dan curah hujan yang tinggi. Suhu di Indonesia berkisar antara 27-32 derajat C dan curah hujan tahunan berkisar antara 1000-4000 mm/tahun.
    Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Benua yang mengapit Indonesia adalah Benua Asia dan Benua Australia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Posisi ini membuat Indonesia dilalui oleh jalur pelayaran internasional antarnegara dan antar benua.
    Keuntungan posisi Indonesia juga dapat dilihat secara geologis. Indonesia berada pada jalur pertemuan tiga lempeng,yaitu Lempeng Eurasia,Lempeng Pasifik,dan Lempeng Hindia. Posisi tersebut membuat Indonesia memiliki banyak gunung api dengan berbagai implikasinya. Keuntungan dari letak geologi seperti ini adalah beragamnya potensi sumber energi dan mineral.
    Potensi lokasi Indonesia dengan berbagai keuntungannya telah dimanfaatkan melalui berbagai aktivitas pemanfaatan. Lokasinya yang berbeda di daerah tropis dengan ciri suhu dan curah hujan yang tinggi sangat mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan.
    Berbagai upaya semestinya dilakukan Indonesia untuk mengambil manfaat dari posisinya yang strategis secara optimal, salah satunya adalah memanfaatkan potensi sumber daya alam dengan mengembangkan dan menggunakan teknologi, sehingga memiliki nilai tambah bagi Indonesia.

B. Potensi Sumber Daya Alam Indonesia
    Potensi sumber daya alam Indonesia sangat besar dan beraneka ragam jenisnya. Kekakayaan sumber daya alam tersebut berupa hutan,minyak,dan gas serta beraneka ragam jenis mineral seperti tembaga,nikel,dan timah. Di samping itu, Indonesia juga kaya akan sumber daya energi terbarukan seperti panas bumi,energi surya,angin,dan energi ombak.
    Kekayaan sumber daya alam Indonesia sebagian telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bangsa Indonesia. Sebagian lainnya masih berupa potensi yang belum dimanfaatkan karena berbagai keterbatasan seperti kemampuan teknologi dan ekonomi.
    1. Hutan -> Kekayaan hutan Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia selain Brazil dan Zaire. Berdasarkan catatan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia tahun 2011, hutan Indonesia mencapai 99,6 juta hektar. Hutan di Indonesia dapat dibedakan menjadi hutan produksi, hutan konservasi, hutan lindung. Hutan produksi adalah hutan yang sengaja ditanam untuk diambil kayunya. Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. Hutan lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air,mencegah banjir,mengendalikan erosi,mencegah intrusi laut,dan memelihara kesuburan tanah.
    2. Minyak Bumi -> merupakan cairan kental,cokelat gelap,atau kehijauan yang mudah terbakar yang terdapat pada lapisan teratas dari beberapa area di kerak bumi. Minyak bumi dimanfaatkan sebagai sumber energi kendaraan bermotor,mesin pabrik,dan lain-lain.
    3. Batu Bara -> merupakan bahan bakar fosil yang terbentuk dari tumbuhan yang mati dan kemudian tertimbun selama jutaan tahun. Indonesia merupakan negara penghasil batu bara terbesar kelima di dunia. Negara ini menjadi negara pengekspor batu bara terbesar di dunia karena masih minimnya pemanfaatan batu bara di dalam negeri. Di Indonesia, batu bara dimanfaatkan sebagai sumber energi. Namun pemanfaatannya masih kalah dibandingkan dengan pemanfaatan BBM (Bahan Bakar Minyak).
    4. Gas Alam -> Sumber daya alam yang banyak tersedia di Indonesia adalah gas alam. Indonesia memiliki cadangan gas alam sebesar 2,8 triliun meter kubik (97 triliun kaki kubik).
    5. Sumber Daya Laut -> Dua pertiga wilayah Indonesia merupakan lautan. Oleh karena itu, potensi kekayaan laut Indonesia sangat berlimpah. Menurut laporan FAO (Food and Agricultural Organization), potensi lestari sumber daya perikanan tangkap laut Indonesia mencapai sekitar 6,5 juta ton/tahun,dengan tingkat pemanfaatannya mencapai 5,71 juta ton/tahun. Kekayaan laut Indonesia juga terlihat dari keanekaragaman hayati biota laut. Laut Indonesia memiliki 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut,dan 950 spesies biota terumbu karang.
   
 C. Potensi Sumber Daya Manusia
     Sumber daya manusia menjadi modal yang sangat penting dalam pembangunan. Sumber daya alam yang berlimpah tidak akan banyak artinya tanpa kesiapan sumber daya manusia. Indonesia memiliki keunggulan dari sisi jumlah penduduk dan tenaga kerja yang besar.
    1. Jumlah Penduduk dan Tenaga Kerja
       a. Jumlah Penduduk -> Berdasarkan Data Kependudukan Dunia (World Population Data Sheet,2013), jumlah penduduk Indonesia menempati urutan keempat di dunia setelah China,India,dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk mencapai 249 juta jiwa.
       b. Tenaga Kerja -> penduduk usia 15 tahun ke atas yang sedang bekerja, seseorang yang tidak memiliki pekerjaan namun sementara tidak bekerja,seseorang yang tidak memiliki pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan dikategorikan bekerja.
    2. Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia -> Jumlah penduduk yang besar juga tidak selalu menguntungkan jika tidak diimbangi dengan kualitas dan produktivitasnya.Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh UNDP pada tahun 2014, pada tahun 2013, Indonesia berada pada peringkat 108 atau termasuk dalam kelompok.

D. Potensi Budaya Indonesia dan Pemanfaatannya
    Indonesia dikenal dengan kekayaan dan keragaman budayanya. Kekayaan dan keanekaragaman budaya tersebut terbentuk melalui proses panjang melalui interaksi antarsuku di Indonesia maupun hasil persinggungan dengan budaya dari negara lain.
    1. Bahasa -> Bahasa yang digunakan di Indonesia terdiri atas bahasa nasional yang diambil dari bahasa Melayu. Selain bahasa nasional,terdapat bahasa daerah yang jumlahnya mencapai 746 bahasa daerah. Beberapa bahasa daerah yang digunakan seperti Bahasa Sunda,Jawa,Aceh,Gayo,Alas,Minangkabau,Betawi,dan Dayak.
    2. Rumah Adat -> Setiap daerah memiliki rumah adat masing-masing yang berbeda antara satu dan lainnya.  Beberapa contoh rumah di antaranya rumah Krong Bade (Aceh),Rumah Joglo (Jawa Tengah),Rumah Panjang (Kalimantan Barat), Rumah Tongkonan (Sulawesi Selatan),dan Rumah Baileo (Maluku).
    3. Tarian dan Pertunjukan Rakyat -> Keragaman budaya Indonesia terlihat dari berbagai jenis tarian. Contoh tarian yang bersifat pemujaan adalah Tari Pendet yang kemudian berubah jadi tarian penerima tamu. Tari Saman dari Nanggroe Aceh Darussalam dan Tari Pendet dari Bali merupakan contoh tarian untuk menyambut tamu.
    4. Pakaian Adat dan Senjata Tradisional -> Beberapa pakaian adat daerah tersebut adalah Baju Bodo (Sulawesi Selatan), Ulos (Batak),Baju Inong (Aceh),dan Baju Kurung (Minangkabau). Beberapa senjata tradisional tersebut adalah Rencong (Aceh), Mandau (Kalimantan),Golok (Jakarta), Keris (Jawa).

E. Sarana dan Prasarana Transportasi di Indonesia
   Sarana dan prasarana transportasi berperan sangat penting dalam mendistribusikan barang dan jasa termasuk mobilitas manusia. Salah satu prasarana transportasi yang sangat penting dikembangkan adalah jalan, baik jalan raya maupun jalan kereta api.

F. Karakteristik Negara Maju dan Upaya Indonesia Menjadi Negara Maju di Dunia
 1. Karakteristik Negara Maju
     a. Pendapatan per Kapita yang Tinggi
     b. Tingkat Kemiskinan yang Rendah
     c. Laju Pertumbuhan Penduduk yang Rendah
     d. Tingkat Pendidikan Penduduk yang Tinggi
     e. Kemajuan Teknologi yang Tinggi
     f. Keadaan Sosial Budaya
     g. Industrialisasi Berkembang Pesat
 2. Upaya Indonesia Menjadi Negara Maju
     a. Peningkatan Pendapatan per Kapita
     b. Peningkatan Akses dan Kualitas Pendidikan
     c. Penguasaan Iptek
 3. Contoh negara maju -> Jepang ,Amerika Serikat, Inggris,dan Jerman

Bab 2: Perkembangan Masyarakat Indonesia Menuju Negara Maju


1. Laju perumbuhan penduduk bervariasi antara satu negara dan negara lainnya. Indonesia termasuk negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang sedang.
2. Pertumbuhan penduduk dapat membawa dampak positif antara lain:
    a. Tersedianya tenaga kerja
    b. Berkembangnya jumlah dan jenis usaha lokal
    c. Meningkatkan investasi atau penanaman modal
    d. Meningkatkan inovasi untuk memenuhi kebutuhan hidup
3. Pertumbuhan penduduk dapat membawa dampak negatif antara lain:
    a. Meningkatnya angka pengangguran
    b. Meningkatnya angka kriminal
    c. Meningkatnya angka kemiskinan
    d. Berkurangnya lahan untuk pertanian dan pemukiman
    e. Makin banyaknya sampah atau limbah serta polusi
    f. Ketersediaan pangan makin berkurang
    g. Kesehatan masyarakat makin menurun
    h. Berkembangnya permukiman tidak layak huni
4. Pada awal Kemerdekaan, situasi politik Indonesia masih mencari bentuknya. Hal ini ditandai dengan pembentukan struktur pemerintahan, perubahan bentuk negara menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS), serta perubahan bentuk negara kembali menjadi negara kesatuan.  
5. Upaya pengembangan pendidikan di Indonesia sudah dilakukan sejak Indonesia merdeka hingga saat ini (masa Reformasi). Usaha-usaha tersebut antara lain seperti berikut.
    a. Pembentukan Panitia Penyelidik Pengajaran Republik Indonesia.
    b. Penyusunan konsepsi pendidikan yang dititikberatkan kepada spesialisasi pengetahuan teknik yang sangat dibutuhkan oleh dunia modern.
    c. Pendirian universitas baru di setiap ibu kota provinsi dan menambah jumlah fakultas di universitas-universitas yang ada untuk memberikan kesempatan anak didik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
    d. Dimunculkannya sebuah konsepsi pendidikan yang dikenal dengan sekolah pembangunan.
    e. Memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan belanja negara dan perubahan kurikulum
6. Dalam rangka melestarikan budaya nasional Indonesia ,pemerintah melakukan usaha pengamanan budaya dan seni melalui inventarisasi,dokumentasi,dan penelitian warisan budaya nasional,pembinaan dan pemeliharaan peninggalan-peninggalan purbakala, serta mendaftarkan budaya nasional Indonesia ke UNESCO.  

Sabtu, 20 Februari 2016

Ringkasan Bahasa Mandarin kelas 9 semester 1

Bab 1 :  厨子得宝 (Chu Zi De Bao)

Kosa Kata :

1. 放晴 Fang Qing : Cerah
2. 保管 Bao Guan : Jaga/simpan
3. 发霉 Fa Mei : Menjamur
4. 跛脚 Bo Jiao : Pincang/timpang
5. 连声 Lian Sheng : Berturut turut mengatakan
6. 赏赐 Shang Ci : Menghadiahi
7. 厨子 Chu Zi : Koki
8. 晒 Shai : Jamur
9. 财神 Cai Shen : Dewa Kekayaan
10. 缺角 Que Jiao : Kekurangan Sudut
11. 纠缠 Jiu Chan : Ganggu
12. 治 Zhi : Mengobati
13. 苦苦哀求 Ku Ku Ai Qiu : Memohon Dengan Sabar Tanpa Henti
14. 喜出望外 Xi Chu Wang Wai : Gembira Sekali

Bab 2 :  买仁义 Mai Ren Yi 

Kosa Kata :

1. 互相推诿 Hu Xiang Tui Wei : Saling menyalahkan
2. 投靠 Tou Kao : Mencari Perlindungan
3. 召集 Zhao Ji : Mengumpulkan
4. 借据 Jie Ju : Surat Piutang
5. 仁义 Ren Yi : Manusiawi/belas kasihan
6. 得罪 De Zui : Menyinggung/menghina/menjengkelkan hati
7. 相随 Xiang Sui : Mengikuti
8. 欠债 Qian Zhai : Hutang
9. 维持 Wei Chi : Mempertahankan
10. 当众 Dang Zhong : Di depan Umum
11. 阔绰 Kuo Chuo : Murah Hati
12. 体恤 Ti Xu : Mengasihi
13. 假装 Jia Zhuang : Pura pura
14. 失势 Shi Shi : Kehilangan Kekuasaan
15. 发配 Fa Pei : Dibuang/diusir/diasingkan
16. 开销 Kai Xiao : Biaya
17. 任务 Ren Wu : Tugas

Bab 3 :  万里长城 Wan Li Chang Cheng 

Kosa Kata :

1. 游牧民族 You Mu Min Zu : Bangsa Nomaden
2. 代表性 Dai Biao Xing : Wakil/mewakili
3. 工程 Gong Cheng : Proyek
4. 规模 Gui Mo : Skala/ukuran
5. 环绕 Huan Rao : Mengelilingi
6. 低档 Di Dang : Menahan/mempertahankan
7. 领土 Ling Tu : Wilayah Kekuasaan
8. 历代 Li Dai : Setiap Era/dinasti
9. 边境 Bian Jing : Perbatasan
10. 捍卫 Han Wei : Membela
11. 联想 Lian Xiang : Terpikirkan
12. 强制 Qiang Zhi : Memaksa
13. 砖石 Zhuan Shi : Bata
14. 修建 Xiu Jian : Membangun
15. 雄伟 Xiong Wei : Megah
16. 列 Lie : Baris         
 

Ringkasan Bahasa Inggris kelas 9 semester 1

Chapter 1: Congratulations


I will learn:
To express hopes and wishes to others and congratulate others for their fortune and achievement, in order to keep good personal relationship with them.

There are are other situations when you need to add a praise when you congratulate others for their success or achievement.
Hope is to want something to happen or to be true, and usually have a good reason to think that it might. Here are the expressions
1. Hopefully....
2. I hope...
3. I expect...
4. I am hoping....
5. I am expecting....
6. I was hoping...
7. I wish...
Congratulation is something that you say want you when to congratulate someone. Here are some expressions of congratulations and their proper responses!
Expressions:                                                                          Responses
1. I'd be the first to congratulate you on...                       1. Its very good of you to say so
2. I'd like to congratulate you on...                                  2. How nice of you to say so
3. Please accept my warmest congratulations...               3. Thanks you very much for saying so
4. May I congratulate you on...                                       4. I'm glad you think so
5. I must congratulate you                                              5. Oh, it's nothing special actually
6. It was great to hear about...                                       6. Oh, I have a lot to learn yet
7. Congratulations!                                                        7. Oh, not really
8. Congratulations on ... !                                              8. Oh, thanks

Chapter 2: Agreement and Disagreement

Expressing Agreement
1. I agree (with you)                                                    12. You took the words (right) out of my mouth
2. You're right                                                              13. I suppose you are right
3. That's right                                                               14. That may/might be true
4. That's true                                                                15. You may / might be true
5. It's true                                                                    16. You have a point (there)
6. I know                                                                     17. I see your point
7. Absolutely                                                                18. Yes
8. Definitely                                                                  19. I'm afraid you are right
9. No doubt about it                                                     20. I'm afraid i have to agree
10. That's exactly/just what i was thinking                     21. I have to admit/say it, but it's true
11. My feeling exactly                                                  22. I have to admit/say it, but you are right
Expressing Disagreement
1. I disagree                                                                9. I wouldn't go as far as that
2. I don't agree                                                           10. I wouldn't go so far as to say that
3. I can't agree                                                            11. I wish i could agree (with you) but..
4. I don't think so                                                        12. I hate to disagree (with you) but..
5. I am not sure (about that)                                        13. I don't mean to disagree (with you) but..
6. I don't know (about that)                                         14. I don't want to argue (with you), (about that) but
7. I'm not sure (if) i agree (with you about that)             15. I don't want to start/get into argument (with you)
8. I wouldn't say that                                                         (about it), but..

What you must or musn't do in many place:
A. Toilet
    - We musn't litter in the toilet
    - We must flush the closet after we use it
    - We must queue
    - We musn't damage the properties
    - We musn't let the sink on
B. Classroom
    - We must keep quiet
    - We must keep clean
    - We must obey the rules
    - We must study
    - We must raise our hand before speak up
    - We musn't eating when the lessons start
    - We musn't running around the classroom
    - We musn't break the properties
C. School
    - We must be polite
    - We must put on uniform completely
    - We musn't litter
    - We musn't fighting
    - We must obey the rules
    - We must go to school on time
    - We musn't bring the handphone
    - We musn't bring a drugs
    - We musn't damage the properties
    - We must attend the flag ceremony every monday
D. Zoo
    - We musn't feed the animal
    - We musn't litter in the zoo
    - We must follow the rules
    - We musn't running around the zoo
    - We must bring food and drink
    - We must buy a ticket to enter the zoo
    - We must keep distance from the fence
    - We must walk slowly 

Chapter 3: What should I do that for?
I will learn:
-To tell or ask others to do and not to do something
- To state the purpose or intention to do it

Plural and singular
- Plural is a word of port of a word which shows that you are talking about more than one person or thing. For example "babies" is the plural of  "baby". Singular is a form of a word used to talk about one person or thing. For example "woman" is the singular form of "women".
- We use some nouns in the plural. For example:
   Trousers              Pajamas
   Jeans                  Scissors
   Shorts
- These nouns end in-s but they are not usually plural
   mathematics            athletics         news
   economics              gymnastics
- These words end in-s and can be singular or plural
   mean
   series
   species
- Some singular nouns are often used with a plural verb. For example:
  Government,staff,team,family,comittee
- Sometimes we use a plural noun with a singular verb we do this when we talk about a sum of money.
Label -> is a small piece of paper or other material which gives information about the thing it is fixed to. Label is a label is a piece of paper,polymer,cloth,metal,or other material affixed to a container or article, on which is print a legend

Chapter 3: Procedure Text


Recipe -> is a set of instructions that describes how to prepare or make something, especially a culinary dish ,including a list of what food is needed for this. It is also used in medicine or in information technology (user acceptance). A doctor will usually begin a prescription with recipe, usually abbreviated to Rx or an equivalent symbol.

Present continous -> the tense which we use to refer to actions or events that are happening now or developing. The sentences "The children are watching television" and "The weather is getting colder" are in the present continuous

Past continuous -> the grammatical tense used to describe an action which someone was doing or an event which someone was doing or an event which was happening at a particular time. It is made with "was" or "were" and the -ing form of a verb.

Future continuous -> We use will be doing (future continuous) to say that we will be in the middle of doing something at a certain time in the future. The football match begins at 7.30 and ends at 9.15. So during this time, for example at 8.30, Tom will be watching the match